Google Rilis Aplikasi Dikte AI Offline ‘Eloquent’ untuk iOS

AIFeaturedStartupTeknologi
Views: 8

Google baru saja merilis aplikasi dikte berbasis AI bernama ‘Google AI Edge Eloquent’ untuk perangkat iOS. Aplikasi ini memungkinkan pengguna untuk mengubah ucapan menjadi teks yang rapi dan siap digunakan.

Eloquent berbeda dari aplikasi dikte standar karena menggunakan AI untuk memahami maksud sebenarnya dari ucapan. Aplikasi ini secara otomatis menghilangkan kata-kata pengisi seperti ‘um’ dan ‘ah’, serta mengoreksi kesalahan pengucapan.

Aplikasi ini ditenagai oleh arsitektur Gemma dari Google, yang memungkinkan pemrosesan ucapan-ke-teks yang responsif tanpa memerlukan koneksi server. Eloquent juga menawarkan mode offline penuh, di mana semua pemrosesan audio dilakukan di perangkat.

Fitur-fitur utama Google AI Edge Eloquent meliputi:

  • Pembersihan teks cerdas: Memperbaiki ucapan yang tidak teratur menjadi teks yang sempurna.
  • Kamus konteks pribadi: Membuat kamus yang dapat diedit dengan mempelajari kosakata pengguna.
  • Privasi tanpa kompromi: Semua pemrosesan machine learning berjalan secara lokal di perangkat.
  • Performa optimal: Memberikan kemampuan dikte yang sangat responsif.
  • Arsitektur tanpa biaya: Beroperasi sepenuhnya gratis tanpa batasan penggunaan.

Selain transkripsi, Eloquent juga menawarkan alat transformasi teks. Pengguna dapat memilih untuk menampilkan poin-poin utama, mengubah teks menjadi lebih formal, memperpendek, atau memperpanjangnya.

Aplikasi ini juga menyimpan riwayat transkripsi sebelumnya dan memungkinkan pengguna untuk mencari di dalamnya. Eloquent juga dapat menampilkan statistik penggunaan, seperti jumlah kata dan kecepatan kata per menit.

Meskipun saat ini hanya tersedia untuk iOS, deskripsi di App Store menyebutkan versi Android. Versi Android akan memungkinkan pengguna untuk menggunakan Eloquent sebagai keyboard default atau menggunakan tombol mengambang untuk akses cepat ke transkripsi.

Google AI Edge Eloquent adalah aplikasi gratis tanpa batasan penggunaan. Aplikasi ini menawarkan alternatif gratis untuk aplikasi dikte premium yang biasanya memerlukan biaya berlangganan.

Dengan semakin baiknya model speech-to-text, aplikasi transkripsi bertenaga AI semakin populer. Google bergabung dengan tren ini dengan aplikasi eksperimental ini. Jika pengujian ini berhasil, kita dapat melihat peningkatan fitur transkripsi di seluruh Android.

Beberapa aplikasi dikte lain yang populer di tahun 2026 termasuk Wispr Flow, DictaFlow, MacWhisper dan Dragon by Nuance.

Google AI Edge merupakan seperangkat alat dan runtime untuk menerapkan dan menjalankan inferensi machine learning pada perangkat edge. Ini mendukung konversi dan optimasi model untuk eksekusi pada perangkat, dan menyediakan pustaka untuk mengintegrasikan inferensi ke dalam aplikasi.

Seperti yang dilansir dari TechCrunch, Eloquent adalah pameran untuk strategi AI pada perangkat Google. Aplikasi ini dapat menjadi contoh bersih dari tumpukan pada perangkat Google, termasuk Google AI Edge dan alat terkait.

Tags: AI, Dikte, Google

You May Also Like

FBI Beri Peringatan Pengguna Tentang Aplikasi Asing
Fundraising dari Alumni OpenAI Bernama Zero Shot Mencapai Target $100 Juta

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan