“One Battle After Another” Raih Sukses Besar di BAFTA Film Awards Inggris

BeritaFilmInternasional
Views: 2

Film thriller “One Battle After Another” jadi sorotan utama di BAFTA Film Awards Inggris. Film ini berhasil membawa pulang enam penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah film terbaik dan sutradara terbaik untuk Paul Thomas Anderson.

Dalam acara yang digelar Minggu malam, film ini berhasil mengungguli “Hamnet” dan “Sinners”. Kedua film itu juga menjadi pesaing kuat dalam ajang penghargaan tersebut.

BAFTA Film Awards sering dianggap sebagai petunjuk awal. Ajang ini memberi gambaran siapa yang berpotensi menang di Academy Awards atau Oscar. Oscar tahun ini akan diadakan pada 15 Maret.

“One Battle After Another” bercerita tentang revolusi. Film ini memenangkan penghargaan untuk penyutradaraan, skenario adaptasi, sinematografi, dan editing. Sean Penn juga menang sebagai aktor pendukung terbaik.

Anderson merasa terharu saat menerima penghargaan sutradara terbaik. Ia mengutip Nina Simone tentang kebebasan. Ia mengajak semua untuk terus berkarya tanpa rasa takut.

“Sinners”, yang mendapat 16 nominasi Oscar, juga meraih beberapa penghargaan. Di antaranya adalah skenario asli terbaik untuk Ryan Coogler. Wunmi Mosaku menang sebagai aktris pendukung terbaik.

Film horor gothic “Frankenstein” juga meraih tiga penghargaan. “Hamnet” memenangkan dua penghargaan, termasuk film Inggris terbaik.

Film tentang perang Israel di Gaza, “The Voice of Hind Rajab”, masuk nominasi. Film ini bersaing dalam kategori sutradara terbaik dan film berbahasa asing terbaik.

Namun, “Sentimental Value” yang memenangkan kategori film berbahasa asing terbaik. Robert Aramayo menang sebagai aktor terbaik lewat film “I Swear”.

Aramayo mengalahkan nama-nama besar seperti Timothee Chalamet dan Leonardo DiCaprio. Ia mengaku tak percaya bisa memenangkan penghargaan ini.

Jessie Buckley memenangkan aktris terbaik lewat film “Hamnet”. Sementara itu, “Mr Nobody Against Putin” menang sebagai film dokumenter terbaik.

Film ini bercerita tentang guru Rusia yang mendokumentasikan propaganda di sekolah. Sutradara film ini, David Borenstein, menyoroti pentingnya pilihan moral.

Acara ini dihadiri oleh Pangeran William dan Putri Kate. Ini adalah acara bersama pertama mereka sejak penangkapan Pangeran Andrew.

Tags: BAFTA, Film, Penghargaan

You May Also Like

Greenland Tolak Tawaran Kapal Rumah Sakit dari Trump
India dan Israel Erat di Tengah Konflik Palestina

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan