Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas, Saling Klaim Kerugian Besar

BeritaInternasionalPolitik
Views: 8

Ketegangan antara Pakistan dan Afghanistan meningkat tajam. Pakistan melancarkan serangan ke Kabul dan kota-kota lain di Afghanistan. Islamabad menyatakan ini sebagai “perang terbuka” terhadap Taliban.

Menteri Pertahanan Pakistan, Khawaja Asif, mengatakan kesabaran negaranya habis. Ini menyusul serangan oleh pasukan Afghanistan terhadap posisi militer Pakistan di sepanjang perbatasan.

Asif mengklaim serangan ini terpaksa dilakukan karena “agresi” dari Afghanistan. Militer Pakistan menyatakan operasi terus berlanjut atas arahan perdana menteri.

Al Jazeera melaporkan adanya baku tembak dari pihak Pakistan dekat perbatasan Torkham. Pasukan Afghanistan juga terlihat bergerak menuju perbatasan.

Kedua belah pihak saling klaim telah menyebabkan kerugian besar pada pihak lawan. Pakistan mengklaim 274 pejuang Taliban tewas dan 400 lainnya terluka.

Afghanistan mengklaim 55 tentara Pakistan tewas, beberapa jenazahnya dibawa ke Afghanistan. Mereka juga mengklaim menangkap beberapa tentara Pakistan hidup-hidup.

Juru bicara pemerintah Afghanistan, Zabihullah Mujahid, mengatakan serangan Pakistan menargetkan warga sipil. Termasuk serangan ke rumah petani dan sekolah agama.

Mujahid menyatakan pemerintahnya menginginkan dialog dengan Pakistan untuk menyelesaikan konflik. Pesawat pengintai Pakistan masih terbang di wilayah udara Afghanistan.

Kementerian Penerangan Pakistan mengatakan menargetkan Taliban Afghanistan di beberapa distrik di Khyber Pakhtunkhwa.

Afghanistan juga mengklaim berhasil melakukan serangan udara menggunakan drone ke target militer di Pakistan.

Ketegangan meningkat sejak Oktober lalu. Saat itu, pertempuran menewaskan lebih dari 70 orang di kedua sisi perbatasan.

Pakistan menuduh Kabul membiarkan kelompok bersenjata menggunakan Afghanistan sebagai basis serangan ke Pakistan.

Mantan Presiden Afghanistan, Hamid Karzai, menyerukan persatuan dan perlawanan terhadap agresi. Ia juga mendesak Pakistan untuk mengubah kebijakan dan memilih jalan damai.

Tags: Afghanistan, Konflik, Pakistan

You May Also Like

IRS Langgar Hukum Privasi dengan Bagikan Data Pajak ke ICE
Konflik Pakistan-Afghanistan Memanas: Pakistan Umumkan ‘Perang Terbuka’

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan