Demo Pro-Iran di Karachi Berujung Ricuh, Sembilan Tewas

BeritaInternasionalPolitik
Views: 6

Aksi demonstrasi di Karachi, Pakistan, berujung bentrok antara pengunjuk rasa dan polisi. Massa yang pro-Iran melakukan aksi protes terkait pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Insiden ini menyebabkan sembilan orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Bentrokan terjadi di depan Konsulat AS di Karachi.

Menurut Dr. Sabir Memon, Kepala Pusat Trauma Rumah Sakit Sipil Karachi, sembilan jenazah pengunjuk rasa dengan luka tembak dibawa ke rumah sakit.

Selain itu, 32 orang yang terluka juga dirawat di rumah sakit yang sama. Delapan korban luka lainnya dipindahkan ke rumah sakit swasta oleh keluarga mereka.

Dr. Summaiya Syed dari kepolisian menyatakan bahwa dua anggota polisi termasuk di antara korban luka dalam kejadian tersebut.

Polisi menembakkan gas air mata dan melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan massa yang bergerak menuju Konsulat AS.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan pengunjuk rasa berhasil memasuki kompleks konsulat, memecahkan jendela, dan membakar sebagian ruang resepsionis.

Massa juga membakar sebuah pos pemeriksaan polisi di luar konsulat dan membakar ban sebagai bentuk protes.

Aksi protes serupa juga terjadi di beberapa kota lain, termasuk Lahore. Di sana, pengunjuk rasa bentrok dengan polisi saat mencoba mendekati Konsulat AS.

Di Islamabad, polisi memblokade jalan menuju kawasan diplomatik, tempat Kedutaan Besar AS dan kedutaan asing lainnya berada.

Pemerintah Provinsi Sindh telah membentuk komite untuk menyelidiki bentrokan dan kematian pengunjuk rasa.

Pemerintah setempat menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dan mengimbau pengunjuk rasa untuk menyampaikan aspirasi secara damai.

Seperti yang dilansir dari Anadolu, aksi ini dipicu oleh kemarahan atas pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Tags: Demonstrasi, Iran, Pakistan

You May Also Like

Iran Tuduh AS-Israel Terlibat Pembunuhan Khamenei, Sebut Aksi Terorisme
IHSG Diprediksi Volatile Akibat Risiko Geopolitik Global

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan