Saat ini, semakin banyak orang yang terbiasa bekerja dari rumah. Aktivitas yang dulunya hanya terjadi di kantor, kini sering dilakukan di rumah. Memang menyenangkan bisa bekerja dari rumah, tetapi tidak semua pekerjaan cocok untuk lingkungan rumah.
Filosofi do-it-yourself (DIY) memang bagus. Keterampilan praktis bisa menghemat uang dan mengisi akhir pekan. Namun, ada proyek yang sebaiknya diserahkan ke profesional dan ada yang bisa dilakukan sendiri, tetapi tidak di dalam rumah.
Keamanan adalah hal terpenting dalam proyek DIY, termasuk memilih tempat yang tepat. Jika ada proyek DIY, rencanakan dulu dan pertimbangkan kembali jika ingin melakukannya di dalam rumah.
Dunia ini penuh dengan senyawa organik volatil (VOC). Banyak VOC dihasilkan secara alami dan biasanya tidak berbahaya. Aroma cedar atau jeruk segar adalah contoh VOC yang menyenangkan. Namun, paparan jenis VOC yang salah, dalam konsentrasi tinggi, bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan keselamatan.
Mewarnai Kayu
Mewarnai kayu bisa menonjolkan keindahan dan melindunginya dari elemen. Namun, melakukannya di dalam ruangan tidak disarankan.
Studi tahun 2015 di jurnal Atmospheric Environment mengukur emisi VOC dari berbagai pewarna kayu. Pewarna berbasis pelarut menghasilkan emisi VOC lebih tinggi, seperti benzena, toluena, etilbenzena, xilena, stirena, alfa-pinena, dan kamfena, dan VOC ini bertahan lebih lama. Hanya limonena yang lebih banyak pada pewarna berbasis air, tetapi emisinya lebih cepat dan menurun lebih cepat. Hanya satu pewarna berbasis air yang diklasifikasikan sebagai “rendah emisi” tanpa efek kesehatan negatif.
Jumlah dan jenis VOC bervariasi tergantung jenis pewarna kayu, tetapi sebaiknya lakukan di luar ruangan dengan ventilasi yang baik.
Mengelas
Mengelas di dalam ruangan mungkin saja, tetapi ruangannya harus memenuhi syarat tertentu. Ruang keluarga mungkin tidak memenuhi syarat tersebut. Mengelas di ruang terbatas memiliki risiko tersembunyi.
Rumah biasanya berisi bahan mudah terbakar, seperti kayu dan kain. Pengelasan menghasilkan panas, percikan api, dan tetesan logam panas yang bisa menyebabkan kebakaran. Selain itu, pengelasan menghasilkan gas tak terlihat dan tak berbau yang bisa menyebabkan sesak napas. Gas inert seperti argon sering digunakan dan reaksi kimia selama pengelasan bisa menghasilkan gas lain yang menggantikan oksigen. Beberapa gas lebih berat dari udara dan bisa mengumpul di sekitar Anda.
Pengelasan sebaiknya dilakukan di tempat berventilasi baik, seperti di luar ruangan atau ruang khusus.
Mengecat
Dulu, banyak cat berbasis pelarut melepaskan VOC selama aplikasi dan beberapa hari setelahnya. Fumes ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan, terutama jika paparan signifikan atau lama. Industri cat kini beralih ke cat berbasis air, tetapi VOC tetap menjadi perhatian.
Studi tahun 2024 di jurnal Environmental Science & Technology Letters meneliti 70 merek cat terlaris dan menemukan bahwa 24 merek, meski berlabel rendah VOC, mengandung hingga 11 VOC berbeda dengan konsentrasi hingga 20.000 ppm. Sisanya mengandung senyawa organik semi-volatil dalam berbagai konsentrasi, yang menunjukkan risiko kesehatan masih ada pada cat modern.
Memilih cat rendah VOC bisa mengurangi risiko, tetapi mungkin tidak menghilangkannya. Saat mengecat di dalam ruangan, batasi area pengecatan, gunakan respirator, dan jaga sirkulasi udara. Jika mengecat benda kecil seperti furnitur, sebaiknya lakukan di luar ruangan dan biarkan di sana sampai kering.





















