Sunscreen atau tabir surya menjadi bagian penting dalam perawatan kulit. Fungsinya melindungi dari sinar matahari, mencegah penuaan dini, dan menurunkan risiko kanker kulit. Terdapat tiga jenis sunscreen yang umum digunakan, masing-masing dengan karakteristik dan kecocokan untuk jenis kulit tertentu.
Physical sunscreen, atau mineral sunscreen, berfungsi sebagai pelindung di permukaan kulit. Tabir surya ini tidak meresap ke dalam pori-pori, melainkan membentuk lapisan fisik yang memantulkan sinar UVA dan UVB. Efektivitasnya didukung titanium dioxide dan zinc oxide. Keunggulannya adalah memberikan perlindungan segera setelah dioleskan. Teksturnya padat, tebal, dan terasa berat di wajah, sehingga sering menimbulkan white cast.
Mengingat formulanya melapisi permukaan terluar, physical sunscreen aman untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif, kering, dan berjerawat. Sunscreen ini minim risiko iritasi.
Chemical sunscreen memiliki karakteristik berbeda karena formulanya bekerja di bawah permukaan kulit. Tabir surya ini menggunakan bahan berbasis karbon seperti oxybenzone dan avobenzone. Bahan-bahan aktifnya meresap ke dalam struktur kulit untuk menyerap radiasi UVA dan UVB, kemudian mengubah energi matahari menjadi panas yang dilepaskan kembali dari tubuh. Perlu menunggu sekitar 20 menit agar bahan terserap sempurna dan memberikan perlindungan efektif.
Keunggulan utamanya adalah konsistensinya yang ringan, encer, dan mudah meresap tanpa menyumbat pori-pori. Chemical sunscreen tidak meninggalkan residu putih, sehingga nyaman digunakan sebagai dasar riasan. Ideal untuk pemilik kulit berminyak dan kombinasi. Namun, kurang disarankan untuk kulit sensitif karena kandungan kimianya berisiko memicu alergi atau iritasi. Formulasi kimiawi ini memiliki durasi perlindungan yang lebih singkat, sehingga perlu diaplikasikan ulang secara rutin.
Hybrid sunscreen menggabungkan teknologi dan manfaat physical dan chemical sunscreen. Produk ini mengombinasikan bahan aktif mineral dan kimiawi untuk memberikan perlindungan ganda. Sunscreen menciptakan lapisan fisik di permukaan kulit untuk menangkal sinar UV, sekaligus menyerap dan melepaskan kembali energi matahari yang masuk ke jaringan kulit. Formulasi hybrid mengadopsi karakteristik chemical sunscreen yang memiliki tekstur ringan dan mudah diaplikasikan. Lebih nyaman digunakan karena tidak meninggalkan efek white cast. Hybrid sunscreen relatif aman dan fleksibel untuk semua tipe kulit. Campuran bahan aktif ini dapat mengalami penurunan efektivitas setelah 2 jam pemakaian, sehingga memerlukan aplikasi ulang lebih sering.























