PSM Makassar tengah mengevaluasi secara menyeluruh komposisi tim, terutama lini belakang, setelah hasil yang kurang memuaskan dalam beberapa pertandingan terakhir Liga 1 2025/2026.
Tim berjuluk Juku Eja belum berhasil meraih poin dalam lima pertandingan terakhir, menelan lima kekalahan beruntun. Catatan ini menjadi perhatian utama karena berdampak signifikan pada posisi tim dan konsistensi permainan sepanjang paruh musim.
Pengamatan menunjukkan bahwa lini pertahanan menjadi aspek yang perlu diperbaiki. Beberapa gol yang terjadi dinilai akibat kurangnya koordinasi dan soliditas organisasi pertahanan, terutama saat menghadapi tekanan dari lawan.
Manajemen PSM Makassar dan pelatih kepala Tomas Trucha mempertimbangkan untuk menambah pemain di lini pertahanan selama bursa transfer paruh musim Liga 1 2025/2026. Langkah ini bertujuan untuk memperkuat tim agar lebih stabil dalam sisa kompetisi.
Pengamat sepak bola nasional, Imran Amirullah, menilai evaluasi lini belakang adalah keputusan yang realistis. Menurutnya, kebutuhan akan pemain bertahan tambahan sudah sangat mendesak.
“Yang terpenting bukan soal pemain asing atau lokal, tetapi bagaimana pemain tersebut bisa cepat beradaptasi dengan karakter permainan PSM dan intensitas Liga 1,” ujar Imran.
Imran menambahkan bahwa keputusan akhir akan bergantung pada kesesuaian pemain dengan filosofi pelatih dan kebutuhan taktis tim. “Kalau memang dinilai mendesak, penambahan bek tentu sangat diperlukan,” katanya.























