Utusan AS Kontroversial: ‘Israel Boleh Ambil Seluruh Timur Tengah’

InternasionalPolitik
Views: 7

Duta Besar Amerika Serikat untuk Israel, Mike Huckabee, menuai kecaman setelah menyatakan tidak keberatan jika Israel memperluas wilayahnya ke sebagian besar Timur Tengah.

Dalam wawancara dengan Tucker Carlson, Huckabee mengklaim hak bangsa Yahudi atas tanah tersebut berdasarkan interpretasi Alkitab.

Carlson menyebutkan ayat Alkitab yang menjanjikan tanah antara Sungai Efrat dan Sungai Nil kepada keturunan Abraham. Ini mencakup Lebanon, Suriah, Yordania, dan sebagian Arab Saudi.

“Tidak masalah jika mereka mengambil semuanya,” ujar Huckabee, yang ditunjuk oleh mantan Presiden Donald Trump.

Carlson tampak terkejut dan bertanya apakah Huckabee benar-benar mendukung Israel memperluas wilayahnya.

Huckabee kemudian mencoba menarik kembali pernyataannya, menyebutnya sebagai “pernyataan hiperbolik”.

Namun, ia tetap membuka peluang bagi ekspansi Israel jika mereka diserang dan memenangkan perang.

Departemen Luar Negeri AS belum memberikan komentar terkait pandangan Huckabee ini.

Pernyataan Huckabee bertentangan dengan hukum internasional yang melarang perebutan wilayah dengan kekerasan.

Mahkamah Internasional (ICJ) pada tahun 2024 memutuskan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal dan harus dihentikan.

Beberapa politisi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, secara terbuka mendukung konsep “Israel Raya” dengan wilayah yang diperluas.

Huckabee juga dikritik karena gagal membela hak-hak warga AS yang terbunuh atau dipenjara oleh pasukan Israel.

Seperti yang dilansir dari Al Jazeera, Huckabee membela pertemuannya dengan Jonathan Pollard, seorang mata-mata yang menjual rahasia AS ke Israel.

Tags: Amerika Serikat, Israel, Timur Tengah

You May Also Like

Aktivis Pro-Palestina Dibebaskan dengan Jaminan Setelah Penangkapan Terkait Perusahaan Pertahanan
Mahkamah Agung AS Batalkan Kebijakan Tarif Trump

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan