Iran Menolak Negosiasi dengan AS di Tengah Serangan

BeritaInternasionalPolitik
Views: 8

Ketegangan di Timur Tengah meningkat setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran. Beberapa lokasi, termasuk akademi militer, menjadi sasaran.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa tidak ada alasan untuk bernegosiasi dengan AS karena Washington tidak dapat dipercaya.

Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara kedua negara.

Araghchi menegaskan bahwa Iran tidak meminta gencatan senjata.

Iran siap menghadapi kemungkinan invasi darat oleh AS.

Serangan balasan Iran menargetkan instalasi militer AS dan Israel di seluruh wilayah.

Serangan juga meluas ke wilayah sipil, termasuk fasilitas minyak dan bandara.

Konflik ini telah menyebabkan banyak korban jiwa di Iran, Lebanon, dan Israel.

Militan yang didukung Iran meningkatkan serangan terhadap AS, Israel, dan sekutu mereka.

Serangan ini menargetkan pimpinan, pasukan keamanan, dan program rudal Iran.

Iran memperingatkan bahwa mereka akan mempertimbangkan setiap skenario jika perang berlanjut, termasuk menutup Selat Hormuz.

Turki dan negara-negara regional lainnya memainkan peran kunci dalam meredakan ketegangan dan memfasilitasi pembicaraan.

Seperti yang dilansir dari Al Jazeera, situasi di Timur Tengah tetap tegang dan tidak pasti.

Tags: AS, Iran, Israel

You May Also Like

Serpihan Rudal Iran Picu Kebakaran di Israel Tengah
BYD Rilis Baterai EV dengan ‘Flash Charging’ 5 Menit

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan