Presiden terpilih Prabowo Subianto bertemu Raja Yordania Abdullah II di Istana Basman, Amman, membahas isu Palestina. Pertemuan bilateral ini menindaklanjuti rapat Board of Peace (BoP) dengan negara-negara Arab.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan pertemuan itu membahas penguatan peran Indonesia dan Yordania dalam menangani situasi di Gaza.
Yordania dinilai strategis dalam mendukung akses kemanusiaan dan diplomasi di kawasan.
“Perkuat kerja sama RI-Jordan untuk menangani perdamaian di Gaza. Yordania adalah salah satu pintu masuk (menuju Gaza, red.) melalui darat, laut dan udara,” kata Teddy.
Kedua pemimpin negara juga membahas solusi jangka panjang konflik Palestina-Israel. Mereka sepakat mendorong penyelesaian yang adil dan berkelanjutan.
“Pembahasan mengenai two-state solution,” ujar Teddy.
Teddy menambahkan, Indonesia dan Yordania memiliki pandangan yang sama dalam mendorong penyelesaian konflik tersebut.
Sebagai penutup, Raja Abdullah II mengantar langsung Prabowo ke bandara, bahkan menyetir sendiri kendaraan.
Momen itu menjadi simbol eratnya hubungan personal dan diplomatik antara kedua negara.
Kehadiran sejumlah pejabat negara dalam pertemuan itu menunjukkan keseriusan kedua negara.
Dari Indonesia hadir Menlu Retno Marsudi, Menteri ESDM Arifin Tasrif, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Sementara dari Yordania hadir Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi dan Menlu Ayman Safadi.
Momentum ini diharapkan memperkuat hubungan kedua negara dalam mewujudkan perdamaian di kawasan. Seperti yang dilansir dari Antara.





















