Maduro Minta Gugurkan Tuntutan, Klaim AS Blokir Dana Pembelaan Hukum

BeritaInternasionalPolitik
Views: 17

Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, meminta hakim AS membatalkan tuduhan perdagangan narkoba. Ia menuding Washington menghalangi hak konstitusionalnya untuk membela diri.

Tim hukum Maduro berpendapat kasus harus dibatalkan. Pemerintah AS dituding memblokir dana pembelaan hukum Maduro dan istrinya.

Pemblokiran dana menghalangi Maduro mendapatkan pengacara pilihan. Ini melanggar Amendemen Keenam Konstitusi AS.

Pengacara Maduro, Barry Pollack, menyampaikan hal ini dalam pengajuan ke hakim federal Manhattan.

Intervensi hak Maduro atas pembelaan hukum memerlukan pembatalan tuntutan, kata Pollock.

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, ditangkap di Venezuela pada 3 Januari. Penangkapan dilakukan dalam operasi oleh pasukan AS.

Keduanya telah dipenjara di New York tanpa jaminan sejak saat itu.

Jaksa AS menuduh Maduro menyalahgunakan kekuasaan untuk membantu pengedar narkoba. Istrinya dituduh sebagai kaki tangan.

Maduro dan Flores membantah semua tuduhan tersebut.

Pollack menyatakan Departemen Keuangan AS awalnya memberi izin pembayaran biaya hukum Maduro oleh pemerintah Venezuela pada 9 Januari.

Namun, izin itu dicabut tanpa penjelasan kurang dari tiga jam kemudian.

Izin pembayaran pengacara istri Maduro tetap berlaku. Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang motif di balik pencabutan izin Maduro.

Jika AS mengizinkan Venezuela membayar pembelaan Maduro, hal itu dapat mempersulit upaya jaksa untuk melawan argumen Maduro bahwa penangkapannya ilegal. Dikutip dari Reuters.

Tags: AS, Nicolas Maduro, Venezuela

You May Also Like

Pakistan Umumkan ‘Perang Terbuka’ dengan Afghanistan Usai Bentrokan Perbatasan
Krisis RAM Ancam Pasar Teknologi Global, Pengaruhi Rilis PlayStation & Harga Switch 2

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan