Mantan Presiden AS Donald Trump memerintahkan seluruh badan federal untuk menghentikan kerja sama dengan laboratorium AI, Anthropic. Perintah ini menyusul perselisihan dengan Pentagon mengenai penggunaan AI dalam perang.
Trump menyampaikan perintah ini melalui platform Truth Social. Ia memberikan waktu enam bulan bagi Departemen Pertahanan dan badan lain untuk menghentikan penggunaan produk Anthropic.
Keputusan ini diambil setelah perselisihan selama berminggu-minggu antara Pentagon dan Anthropic mengenai kekhawatiran penggunaan AI di medan perang.
Anthropic, yang memiliki kontrak $200 juta dengan Pentagon, belum memberikan komentar terkait perintah ini.
Perselisihan ini dipicu oleh kekhawatiran Anthropic bahwa AI mereka, Claude, dapat digunakan untuk pengawasan massal atau senjata otonom.
CEO Anthropic, Dario Amodei, menyatakan bahwa perusahaannya tidak dapat menyetujui tuntutan Departemen Pertahanan.
Trump menyebut Anthropic sebagai “orang gila sayap kiri” dan menuduh mereka mencoba menekan Pentagon.
Senator Mark Warner mengkritik tindakan Trump, menyatakan kekhawatiran bahwa keputusan keamanan nasional dipengaruhi oleh pertimbangan politik.
Perselisihan ini menyoroti ketegangan antara Silicon Valley dan Washington mengenai penggunaan AI dalam pertahanan.
Beberapa karyawan dari perusahaan AI lain, seperti OpenAI dan Google, menyatakan dukungan untuk sikap Anthropic.
CEO OpenAI, Sam Altman, juga mempertanyakan langkah Pentagon yang dianggap “mengancam”.
Anthropic adalah perusahaan AI pertama yang menempatkan modelnya di jaringan rahasia melalui Amazon dan membangun model khusus untuk keamanan nasional.
Seperti yang dilansir dari Al Jazeera, produk mereka, Claude, digunakan di seluruh komunitas intelijen dan angkatan bersenjata.





















