Politisi AS Bereaksi atas Serangan ke Iran: Republikan Mendukung, Demokrat Terpecah

BeritaInternasionalPolitik
Views: 5

Serangan gabungan AS dan Israel ke Iran memicu reaksi beragam dari politisi AS. Republikan umumnya mendukung, sementara Demokrat kesulitan menyatukan suara oposisi. Serangan ini dilaporkan menewaskan sedikitnya 201 orang, termasuk puluhan anak-anak. Iran membalas dengan menyerang Israel dan pangkalan AS di berbagai negara.

Sebuah survei menunjukkan 33% warga AS menyetujui serangan itu, tetapi hanya 10% dari Demokrat dan 21% dari Independen. Dukungan dari Republikan mencapai 68%. Berikut beberapa reaksi dari tokoh politik AS.

Donald Trump menyatakan operasi militer besar telah dimulai di Iran. Tujuannya adalah melindungi rakyat Amerika dari ancaman rezim Iran.

Mike Johnson mengatakan Iran menuai konsekuensi atas tindakan jahatnya. Trump sudah berupaya mencari solusi damai.

John Thune menilai ambisi nuklir Iran menjadi ancaman. Ia memuji Trump karena mengambil tindakan tegas.

Hakeem Jeffries mengkritik Trump karena tidak meminta izin Kongres sebelum menyerang Iran. Ia khawatir keselamatan tentara AS terancam.

Chuck Schumer menilai pemerintah belum memberikan informasi detail tentang ancaman dari Iran. Ia menyayangkan strategi Trump yang dianggap kurang jelas.

Rashida Tlaib menyatakan rakyat Amerika tidak menginginkan perang dengan Iran. Trump dianggap bertindak atas fantasi elite politik.

Alexandria Ocasio-Cortez menyebut rakyat Amerika terseret ke dalam perang yang tidak mereka inginkan. Ia menilai perang ini tidak sah dan akan membawa bencana.

Zohran Mamdani mengecam serangan itu sebagai eskalasi yang berbahaya. Ia menegaskan rakyat Amerika menginginkan perdamaian.

Bernie Sanders menyebut perang ini inkonstitusional dan melanggar hukum internasional. Ia mendesak Kongres untuk segera mengeluarkan resolusi.

Lindsey Graham berharap rakyat Iran terbebas dari penindasan. Ia juga berharap akan ada perdamaian di Timur Tengah.

Tom Cotton menilai program rudal Iran adalah ancaman nyata. Ia berterima kasih kepada Trump karena melindungi AS.

Adam Schiff menilai Trump menyeret AS ke dalam perang yang tidak diinginkan dan tidak disetujui Kongres.

Tags: Amerika Serikat, Iran, Politik

You May Also Like

Serangan Rudal Iran di Qatar Lukai 16 Orang, Puing Berjatuhan
Dubes Iran untuk PBB Sebut Serangan AS-Israel ‘Kejahatan Perang’

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan