Media sosial kembali dihebohkan dengan beredarnya link video berjudul ‘ibu tiri vs anak tiri part 2’. Video ini diklaim sebagai kelanjutan dari video viral sebelumnya.
Narasi yang beredar menyebutkan adegan dalam video terjadi di dapur. Hal ini membuat rasa penasaran warganet semakin tinggi.
Namun, di balik viralnya pencarian link video tersebut, terdapat ancaman serius yang tidak boleh diabaikan.
Sebelumnya, video ‘ibu tiri vs anak tiri’ yang pertama viral berlatar kebun sawit. Kini, muncul versi ‘part 2’ dengan lokasi yang berbeda, yaitu di dapur sebuah rumah.
Perubahan latar ini menimbulkan kecurigaan. Banyak yang menilai video tersebut bukan lanjutan asli, melainkan hasil editan atau gabungan klip yang tidak berhubungan.
Pengamat digital menemukan indikasi kuat bahwa konten tersebut tidak autentik. Hal ini didasarkan pada perbedaan detail yang signifikan.
Yang lebih mengkhawatirkan, link yang beredar luas di media sosial diduga kuat sebagai jebakan siber.
Pengguna yang mengklik link tersebut berisiko tinggi terkena masalah keamanan siber, seperti pencurian data pribadi.
Modus yang digunakan biasanya berupa halaman palsu yang meminta login atau mengunduh file tertentu dengan iming-iming akses video lengkap.
Kasus seperti ini bukan pertama kalinya terjadi. Fenomena ‘link video viral’ sering digunakan sebagai umpan untuk menarik perhatian publik.
Pelaku kejahatan siber memanfaatkan rasa penasaran masyarakat untuk menyebarkan tautan berbahaya secara masif.
Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk berhati-hati dan tidak mudah terpancing dengan link video yang tidak jelas sumbernya.
Selalu waspada terhadap potensi ancaman siber yang mengintai di dunia maya.





















