Mode Performa di PC: Layak Dicoba?

FeaturedTeknologi
Views: 2

Game AAA terus berkembang dengan kualitas visual yang memukau, sehingga PC gaming yang layak bisa mencapai harga minimal Rp15 juta. Di tengah harga komponen yang tidak stabil, memaksimalkan kinerja dari perangkat keras yang ada menjadi penting.

Gaming di 1080p atau 1440p adalah langkah awal yang baik, karena GPU kelas menengah modern dirancang untuk menangani game pada resolusi ini. Menyesuaikan pengaturan visual dalam game dan menonaktifkan fitur seperti ray tracing juga dapat membantu.

Windows memiliki mode performa yang dapat diaktifkan untuk memprioritaskan kinerja daripada efisiensi. Mode ini tersedia di semua PC desktop dan laptop Windows.

Untuk mengubah preset performa, buka Settings > System > Power, dan pilih opsi “Power Mode”. Terdapat tiga mode: Best Power Efficiency, Balanced, dan Best Performance.

Opsi daya lain dapat dikonfigurasi melalui Control Panel. Buka Control Panel > Hardware and Sound > Power Options. Di sini, Anda dapat memilih salah satu dari tiga rencana daya atau menyesuaikannya lebih lanjut.

Opsi lanjutan memberikan pemahaman lebih baik tentang apa yang berubah saat Anda mengaktifkan mode performa. Beberapa opsi terkait efisiensi, seperti pengaturan tidur otomatis atau fitur batas waktu hard disk.

Opsi “Processor power management” memungkinkan Anda mengatur keadaan minimum dan maksimum prosesor. Anda dapat mengatur batas atas hingga 100%, yang memungkinkan kecepatan clock CPU meningkat ke frekuensi maksimumnya saat diperlukan.

Mode Best Performance mengurangi atau menonaktifkan fitur hemat daya, sehingga PC dapat memanfaatkan perangkat kerasnya secara maksimal. Opsi ini sebagian besar memengaruhi seberapa ramah lingkungan PC Anda.

Pada komputer desktop, mode Best Power Efficiency kurang berguna kecuali Anda ingin menghemat listrik. Tidak ada kerugian dalam mengaktifkan mode Best Performance pada desktop.

Namun, pada laptop, yang tidak selalu terhubung ke sumber listrik, situasinya berbeda. Mode Best Performance pada laptop dapat memengaruhi masa pakai baterai, suhu, dan kebisingan kipas.

Jika mode Best Performance tidak memberikan hasil positif, ada cara lain untuk meningkatkan kecepatan Windows. Ini termasuk menonaktifkan aplikasi startup yang tidak perlu atau menghapus bloatware.

Pada komputer yang lebih tua, meningkatkan penyimpanan ke SSD atau menambahkan lebih banyak RAM akan meningkatkan kinerja secara signifikan. Overclocking PC juga merupakan opsi untuk memaksimalkan CPU dan GPU, meskipun ada risiko yang terlibat.

Opsi lain untuk meningkatkan performa termasuk mengaktifkan Game Mode, menonaktifkan Game Bar, memperbarui driver GPU, dan membersihkan ruang pada drive C.

Tags: Gaming, Performa PC, Windows

You May Also Like

Google Chrome Kini Punya Fitur Split View dan Fitur Produktivitas Baru Lainnya
Nico O’Reilly Bawa Man City Tekuk Newcastle, Pepet Arsenal

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan