Serangan AS ke Iran Jadi Ujian Dewan Perdamaian Jakarta

InternasionalPolitik
Views: 4

Pakar hubungan internasional dari Universitas Paramadina, Ahmad Khoirul Umam, menilai serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menguji kredibilitas Board of Peace (BoP) Jakarta.

Serangan ini menyoroti kontradiksi antara wacana stabilitas dan aksi militer, sekaligus menguji narasi perdamaian BoP.

Ahmad berpendapat, serangan ini mendorong negara Islam seperti Turki dan Indonesia untuk mengevaluasi kerja sama dengan BoP.

Ia menekankan perlunya semua pihak mendorong deeskalasi konflik AS-Israel dan Iran.

Upaya AS-Israel menetralisasi Iran bukan sekadar menaklukkan satu negara, tetapi mengubah keseimbangan kekuatan Timur Tengah.

Jika dunia menganggap hal ini normal, AS berpotensi menyasar wilayah lain.

Greenland, Kanada, Eropa, dan Amerika Latin bisa menjadi target berikutnya.

Sebelumnya, Israel menyerang Iran pada 28 Februari 2026.

Presiden AS Donald Trump menyatakan operasi tempur besar-besaran di Iran telah dimulai.

Serangan AS dan Israel meliputi tujuh roket yang menghantam Teheran, dekat kediaman Ayatollah Ali Khamenei.

Iran membalas dengan serangan roket ke Israel dan target di Qatar, UEA, hingga Bahrain.

Kementerian Luar Negeri menyatakan Presiden Prabowo Subianto siap ke Iran untuk memfasilitasi dialog demi keamanan.

Tags: Amerika Serikat, Iran, Israel

You May Also Like

Liverpool Bantai West Ham 5-2, Naik ke Posisi Lima Klasemen
Transisi Kepemimpinan Iran Diprediksi Lancar Pasca Serangan AS-Israel

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan