Venezuela Bebaskan 379 Tahanan Politik Usai UU Amnesti

BeritaInternasionalPolitik
Views: 8

Venezuela memberikan amnesti kepada 379 tahanan politik. Langkah ini sejalan dengan undang-undang baru yang disahkan.

Undang-undang ini memberi harapan bagi banyak orang yang dipenjara. Mereka dituduh terlibat dalam rencana menggulingkan pemerintah.

Majelis Nasional Venezuela menyetujui undang-undang tersebut. Hal ini membuka harapan bagi ratusan tahanan politik.

Wakil Majelis Nasional, Jorge Arreaza, mengatakan hal itu dalam wawancara. Arreaza mengawasi proses amnesti tersebut.

Ia menyebutkan bahwa 379 tahanan harus dibebaskan segera. Permintaan sudah diajukan ke pengadilan yang berwenang.

Tokoh oposisi mengkritik undang-undang baru tersebut. Beberapa pengecualian ada untuk pelanggaran tertentu.

Pengecualian ini sebelumnya digunakan untuk menargetkan lawan politik. Undang-undang itu tidak berlaku bagi mereka yang mempromosikan tindakan kekerasan.

Tindakan kekerasan yang dimaksud adalah terhadap kedaulatan Venezuela. Ini dilakukan oleh aktor asing.

Ratusan orang telah dibebaskan dengan persyaratan tertentu. Pembebasan dilakukan sejak kejadian di Amerika Serikat.

Sebelum pengumuman, Foro Penal mencatat ada sekitar 650 tahanan. Jumlah ini belum diperbarui.

Direktur Foro Penal, Alfredo Romero, menyatakan amnesti tidak otomatis. Proses pengadilan tetap diperlukan.

Politisi oposisi, Juan Pablo Guanipa, juga dibebaskan. Ia adalah sekutu Maria Corina Machado.

Guanipa menyerukan pembebasan semua tahanan politik lainnya. Ia juga meminta agar para pengasingan diizinkan kembali.

Tags: Amnesti, Tahanan Politik, Venezuela

You May Also Like

Mahkamah Agung AS Batasi Kekuatan Tarif Trump, Reaksi Global Bervariasi
Derbi London Utara: Tottenham vs Arsenal, Pertarungan Sengit di Tengah Tekanan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan