Meta memperbarui sistem pengukuran iklan mereka untuk menyederhanakan atribusi di era periklanan yang mengutamakan media sosial. Tujuannya adalah mengurangi perbedaan antara Meta Ads Manager dan alat pihak ketiga seperti Google Analytics.
Meta mempersempit definisi atribusi click-through untuk konversi situs web dan toko fisik. Sekarang, hanya klik tautan yang dihitung sebagai atribusi click-through, bukan suka, bagikan, simpan, atau interaksi lainnya.
Menurut WARC, media sosial telah melampaui mesin pencari sebagai saluran iklan terbesar di dunia. Banyak sistem atribusi yang dibangun untuk perilaku di era mesin pencari. Di media sosial, interaksi melampaui sekadar klik tautan.
Sebelumnya, Meta menghitung semua jenis klik menuju konversi click-through. Sementara itu, banyak alat pihak ketiga hanya menghitung klik tautan, sehingga menciptakan ketidakselarasan laporan.
Konversi yang sebelumnya dikaitkan dengan interaksi non-tautan kini masuk dalam “atribusi engage-through” yang namanya diubah (sebelumnya engaged-view attribution). Meta juga mempersingkat jendela engaged-view video dari 10 detik menjadi 5 detik.
Perubahan ini mencerminkan perilaku konversi yang lebih cepat, terutama pada Reels. Meta mengklaim bahwa 46% konversi pembelian di Reels terjadi dalam dua detik pertama.
Dengan memisahkan klik tautan dari interaksi sosial lainnya, pemasar mendapatkan pandangan yang lebih jelas tentang kinerja kampanye. Atribusi engage-through yang baru menangkap nilai dari suka, bagikan, dan simpan.
Pembaruan ini memudahkan untuk melihat tindakan mana yang benar-benar mendorong konversi. Ini mengurangi kebingungan antara laporan Meta dan analitik pihak ketiga seperti Google Analytics.
Meta bermitra dengan penyedia analitik seperti Northbeam dan Triple Whale untuk memasukkan klik dan tampilan ke dalam model atribusi. Tujuannya adalah memberi pengiklan gambaran kinerja yang lebih lengkap.
Perubahan ini akan dimulai akhir bulan ini untuk kampanye yang dioptimalkan untuk konversi situs web atau toko fisik. Penagihan tidak akan berubah, tetapi pelaporan di dalam Ads Manager mungkin bergeser seiring pembaruan definisi atribusi.
Meta berusaha menyeimbangkan pelaporan klik yang lebih jelas dan selaras dengan pencarian dengan visibilitas yang lebih baik ke dalam interaksi sosial yang unik. Ini memberikan perbandingan yang lebih bersih antar platform sambil tetap menangkap dampak tambahan dari konversi yang digerakkan oleh interaksi.
Singkatnya, pembaruan ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih baik kepada pengiklan untuk kampanye yang lebih cerdas. Dengan perubahan ini, pengiklan dapat memiliki keyakinan lebih besar pada data dan membuat keputusan yang lebih tepat.





















