Partai Hijau Menang Pemilu Sela di Inggris, Pukulan bagi Partai Buruh Starmer

InternasionalPolitik
Views: 5

Partai Hijau Inggris meraih kemenangan penting dalam pemilu sela, mengalahkan Partai Buruh di daerah yang dulunya merupakan basis kuat mereka.

Hannah Spencer, kandidat dari Partai Hijau, memenangkan kursi parlemen di Gorton dan Denton, Greater Manchester, dengan 40,7% suara.

Kemenangan ini menjadi pukulan telak bagi Perdana Menteri Keir Starmer dan Partai Buruh, yang sebelumnya mendominasi wilayah tersebut selama hampir satu abad.

Selain itu, kandidat dari Reform, partai populis anti-imigrasi, menempati posisi kedua, menunjukkan perpecahan dalam politik tradisional Inggris.

Partai Buruh, yang memenangkan lebih dari setengah suara di Gorton dan Denton pada pemilu 2024, harus puas di posisi ketiga.

Partai Hijau memposisikan diri sebagai alternatif bagi Partai Buruh, mengkritik pemerintah karena menjauhi nilai-nilai yang dulu mereka perjuangkan.

Partai Hijau mengecam keras perang Israel di Gaza dan mendukung Palestina, yang membuat banyak pemilih Buruh kecewa karena dukungan pemerintah terhadap Israel.

Kemenangan Spencer, yang merupakan kemenangan pertama Partai Hijau dalam pemilu sela, memberi mereka kursi kelima di parlemen.

Sementara itu, Reform memiliki delapan kursi. Kedua partai, bersama dengan Liberal Demokrat, meraih dua digit dalam jajak pendapat.

Nigel Farage, pemimpin Reform, menuduh kemenangan Partai Hijau sebagai hasil dari “pemungutan suara sektarian dan kecurangan”, meskipun tanpa bukti.

Seorang juru bicara Partai Hijau menolak komentar Farage sebagai upaya untuk merusak hasil demokratis.

Pemilu sela ini dipicu oleh pengunduran diri mantan anggota parlemen Buruh, Andrew Gwynne, karena alasan kesehatan.

Kemenangan Partai Hijau menambah tekanan pada Starmer di tengah menurunnya popularitas Partai Buruh. Seperti yang dilansir dari Al Jazeera.

Tags: Inggris, Partai Hijau, Pemilu

You May Also Like

Trump Perluas Dakwaan Terhadap Demonstran Gereja Minnesota
Iran Setuju Tak Simpan Stok Material Nuklir, Kesepakatan Damai Semakin Dekat?

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan