Mantan Presiden AS, Donald Trump, menyerang dua anggota kongres wanita setelah mereka melakukan protes saat pidato kenegaraan. Trump menyebut Ilhan Omar dan Rashida Tlaib harus “dikembalikan ke tempat asal mereka”.
Komentar ini muncul setelah Tlaib dan Omar mengkritik Trump saat ia memuji tindakan keras imigrasi pemerintahannya.
Trump menulis di platform Truth Social bahwa kedua anggota parlemen Muslim itu bertingkah seperti “politisi bengkok dan korup”.
“Ketika Anda melihat Ilhan Omar dan Rashida Tlaib berteriak tak terkendali tadi malam, mereka tampak seperti orang gila,” tulis Trump.
“Orang-orang seperti itu harus dikirim kembali dari mana mereka berasal, secepat mungkin,” tambahnya.
Omar dan Tlaib termasuk di antara sejumlah kecil anggota parlemen Demokrat yang memprotes selama pidato Trump.
Saat Trump mengatakan AS harus mengakhiri “kota suaka”, Omar dan Tlaib berteriak: “Anda telah membunuh warga Amerika!”
Omar kemudian menulis di media sosial bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua konstituennya.
Pada Januari, dua warga AS tewas oleh petugas federal di Minnesota saat memprotes razia imigrasi.
Tlaib, wanita keturunan Palestina pertama di Kongres AS, menyebut Trump “#PresidentMajnoon” di media sosial.
Majnoon adalah kata Arab yang berarti gila atau fanatik.
Trump tidak menyebut nama Sarah McBride, yang juga dilaporkan berteriak saat pidato.
Dia juga tidak menyebut Al Green, yang dikeluarkan dari DPR karena memegang tanda bertuliskan “Orang kulit hitam bukan kera”.





















