Rupiah Melemah Terpengaruh Perluasan Konflik AS-Israel ke Lebanon

BisnisInternasional
Views: 7

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah pada penutupan perdagangan di Jakarta, Selasa. Rupiah turun 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.872 per dolar AS.

Pelemahan ini dipengaruhi oleh meluasnya konflik antara AS-Israel dengan Iran dan Lebanon.

Pengamat pasar uang, Ibrahim Assuaibi, menjelaskan bahwa serangan udara AS dan Israel terhadap Iran meluas.

Israel menyerang Lebanon, dan Iran membalas dengan menyerang infrastruktur energi di negara-negara Teluk.

Serangan juga menyasar kapal tanker di Selat Hormuz.

Kapal tanker dan kontainer menghindari jalur tersebut karena pembatalan pertanggungan asuransi.

Tarif pengiriman minyak dan gas global pun melonjak.

Kekhawatiran meningkat setelah pejabat Iran memperingatkan penutupan Selat Hormuz.

Iran mengancam menembak kapal yang mencoba melintas.

“Sekitar 20 persen minyak dan gas dunia melewati Selat Hormuz,” ujar Ibrahim.

Di sisi lain, data ekonomi dalam negeri menunjukkan hasil positif. BPS melaporkan surplus neraca dagang Indonesia pada Januari 2026 sebesar 0,95 miliar dolar AS.

Neraca perdagangan Indonesia surplus selama 69 bulan berturut-turut, sejak Mei 2020.

Surplus Januari 2026 didukung komoditi nonmigas sebesar 3,22 miliar dolar AS.

Tags: Dolar AS, Konflik, Rupiah

You May Also Like

AS Klaim Hancurkan Kapal Iran di Teluk Oman
Israel Lancarkan Serangan Darat ke Lebanon, Ketegangan Meningkat di Tengah Perang Regional

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan