Iran Tegaskan Tak Tunduk Tekanan AS dalam Negosiasi Nuklir

BeritaInternasionalPolitik
Views: 3

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menyatakan tidak akan menyerah pada tekanan Amerika Serikat terkait program nuklir Iran.

Pernyataan ini muncul setelah Presiden AS, Donald Trump, mengisyaratkan opsi serangan terbatas untuk memaksa Iran mencapai kesepakatan.

Ketegasan ini diungkapkan Pezeshkian di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Teluk.

AS terus memperkuat kehadiran militernya dengan mengerahkan dua kapal induk dan puluhan jet tempur.

“Kami tidak akan tunduk menghadapi kesulitan apapun,” kata Pezeshkian dalam acara penghormatan atlet Paralimpiade Iran.

“Kekuatan dunia bersekongkol dengan pengecut untuk memaksa kami menundukkan kepala. Sama seperti kalian tidak menyerah, kami juga tidak akan,” tegasnya.

Iran dan AS kembali melanjutkan perundingan tidak langsung di Oman awal bulan ini, dan putaran kedua di Swiss pekan lalu.

Meskipun kedua belah pihak menggambarkan pembicaraan positif, belum ada terobosan yang dicapai.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan solusi diplomatik mungkin tercapai dalam beberapa hari mendatang.

Situasi ini membuat warga Iran khawatir akan potensi konflik. Banyak yang cemas tentang masa depan anak-anak mereka.

Beberapa warga Iran berpendapat bahwa konfrontasi militer tidak terhindarkan, sementara yang lain tetap optimis.

Negara-negara seperti Swedia, Serbia, Polandia, dan Australia telah menyarankan warga mereka di Iran untuk meninggalkan negara itu.

Iran menegaskan dalam surat ke Dewan Keamanan PBB bahwa peningkatan militer AS tidak boleh dianggap sebagai retorika belaka.

Tags: AS, Iran, Nuklir

You May Also Like

Manchester City Kalahkan Newcastle: Nico O’Reilly Cetak Dua Gol
Rusia Dituduh Jadikan Musim Dingin Senjata di Ukraina

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan