Warga New York City berkumpul di Times Square pada hari Sabtu setelah Presiden AS, Donald Trump, memerintahkan serangan mematikan ke Iran.
Walikota Zohran Mamdani menyebut serangan itu sebagai “eskalasi bencana dalam perang agresi ilegal”.
Unjuk rasa ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan luar negeri AS di Timur Tengah.
Warga New York menyampaikan kekhawatiran mereka terkait potensi konflik yang lebih luas.
Mereka menyerukan agar pemerintah AS menghentikan tindakan militer di Iran.
Protes ini juga menjadi ajang untuk menyuarakan solidaritas dengan rakyat Iran.
Massa membawa spanduk dan poster dengan berbagai pesan anti-perang.
Beberapa tokoh masyarakat turut hadir untuk memberikan dukungan.
Aksi ini berlangsung damai dan tertib di bawah pengawasan polisi.
Para demonstran berharap pesan mereka dapat didengar oleh para pembuat kebijakan di Washington.
Situasi di Timur Tengah menjadi perhatian dunia internasional.
Banyak pihak yang menyerukan agar semua pihak menahan diri dan mencari solusi damai.
Dikutip dari Al Jazeera English.





















