Aktivis Sayap Kanan Inggris Tommy Robinson Temui Pejabat AS, Picu Kontroversi

BeritaInternasionalPolitik
Views: 8

Aktivis sayap kanan Inggris, Tommy Robinson, baru-baru ini mengunjungi Departemen Luar Negeri AS di Washington DC. Kunjungan ini menuai kontroversi.

Robinson, dikenal karena retorika anti-Muslim, disambut oleh pejabat pemerintah dan pendukung gerakan MAGA.

“Di Amerika, membangun aliansi & persahabatan, hari ini saya mendapat undangan ke @StateDept,” cuit Robinson di X, sambil mengunggah fotonya di samping bendera AS.

Joe Rittenhouse, penasihat senior di Departemen Luar Negeri AS, menyebut Robinson sebagai “pejuang kebebasan berbicara”.

“Suatu kehormatan bisa menerima pejuang kebebasan berbicara @TRobinsonNewEra di Departemen Luar Negeri hari ini,” tulis Rittenhouse di X.

Kunjungan Robinson memicu reaksi beragam. Banyak pihak mempertanyakan mengapa seorang tokoh kontroversial seperti Robinson bisa diterima di Departemen Luar Negeri AS.

Robinson adalah tokoh kontroversial di Inggris. Dia dikenal karena pandangan anti-Muslim dan pernah dipenjara beberapa kali.

Dia juga merupakan salah satu pendiri English Defence League, kelompok sayap kanan yang kini sudah tidak aktif.

Selama kunjungannya ke Washington, Robinson juga bertemu dengan influencer sayap kanan AS, Jack Posobiec, dan merekam video dengan anggota Kongres Randy Fine.

Kunjungan Robinson terjadi di tengah meningkatnya dukungan dari pemerintahan Trump untuk aktivis sayap kanan di Eropa.

Pada Desember, pemerintahan Trump menuduh Eropa melakukan “penghapusan peradaban” karena perubahan demografis dan budaya akibat kebijakan imigrasi yang dianggap lemah.

Inggris dan negara-negara Eropa memiliki aturan yang lebih ketat tentang ujaran kebencian daripada AS. Uni Eropa juga mengambil sikap proaktif dalam mengatur media sosial dan konten internet.

Robinson sempat dilarang dari Twitter pada 2018, tetapi akunnya dipulihkan pada 2022 setelah diakuisisi oleh Elon Musk.

Tags: Amerika Serikat, Sayap Kanan, Tommy Robinson

You May Also Like

Pengadilan Banding Hong Kong Batalkan Hukuman Jimmy Lai
Harga Emas Naik, Begini Pengaruhnya ke Perhitungan Zakat Ramadan

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan