Konflik AS-Israel-Iran memasuki hari ke-7

BeritaInternasionalPolitik
Views: 7

Konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran telah memasuki hari ketujuh. Serangan terus berlanjut di seluruh Iran dan negara-negara lain di Timur Tengah.

Iran melanjutkan serangan rudal dan drone di seluruh Teluk. Washington dan Tel Aviv mengklaim kampanye mereka, yang diberi nama Operasi Epic Fury, melumpuhkan militer Iran.

Perkiraan yang dirilis oleh Center for Strategic and International Studies (CSIS) pada hari Kamis memperkirakan biaya 100 jam pertama Operasi Epic Fury sebesar $3,7 miliar, atau sekitar $891 juta per hari. Sebagian besar biaya ini, yaitu $3,5 miliar, belum dianggarkan.

Berikut adalah kejadian dalam beberapa hari terakhir:

  • Kampanye militer AS dan Israel yang sedang berlangsung: AS dan Israel melanjutkan serangan militer mereka terhadap Iran, menandai hari ketujuh konflik. Lebih dari 1.230 orang tewas di Iran sejak serangan dimulai pada hari Sabtu.
  • Keunggulan Udara: Militer Israel mengklaim telah mencapai “keunggulan udara hampir lengkap”. Mereka menyatakan telah melakukan 2.500 serangan dan menghancurkan 80 persen sistem pertahanan udara Iran.
  • Suksesi Kepemimpinan dan Campur Tangan AS: Setelah Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan AS-Israel di Teheran pada hari Sabtu, pertanyaan tentang penggantinya tetap ada. Laporan yang beredar menyebutkan bahwa putranya, Mojtaba Khamenei, dapat mengambil alih kekuasaan. Namun, pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia bermaksud memainkan peran langsung dalam memilih pemimpin Iran berikutnya, secara eksplisit menyebut Mojtaba sebagai pilihan yang “tidak dapat diterima”.
  • Peringatan Invasi: Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, memperingatkan bahwa pasukan Iran “menunggu” potensi invasi darat AS dan mengancam akan membunuh dan menangkap ribuan tentara AS.
  • Negosiasi Ditolak: Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa “tidak ada alasan mengapa kami harus bernegosiasi dengan AS”, menegaskan bahwa Washington tidak dapat dipercaya.
  • Serangan Iran: AS mengatakan serangan rudal balistik Iran telah turun 90 persen sejak serangan pertama.
  • Serangan Israel di Teheran: Militer Israel melaporkan bahwa mereka telah meluncurkan putaran serangan baru di ibu kota Teheran sekitar fajar pada hari Jumat. Mereka menargetkan apa yang mereka gambarkan sebagai infrastruktur rezim teror Iran.
  • Serangan drone Iran di Azerbaijan: Dua orang terluka di Azerbaijan setelah drone Iran menghantam sebuah bandara dan mendarat di dekat gedung sekolah.
  • Arab Saudi mencegat drone Iran: Kementerian Pertahanan Arab Saudi melaporkan bahwa mereka mencegat tiga drone Iran di sebelah timur ibu kotanya, Riyadh.

Presiden Trump mengatakan bahwa dia harus memiliki peran dalam memilih pemimpin Iran berikutnya. Dia juga menyebut putra mendiang Ayatollah Ali Khamenei “tidak dapat diterima”.

Konflik terus menyebar, dengan serangan baru Israel di Lebanon dan Teheran. Drone Iran menghantam Azerbaijan untuk pertama kalinya.

Sekutu-sekutu Amerika di Teluk kehabisan pencegat untuk menembak jatuh proyektil.

Sebuah memo Angkatan Darat AS mengatakan bahwa Iran tampaknya mengintai pusat tempat pasukan AS terbunuh di Kuwait.

Menurut perkiraan yang dikutip oleh Anadolu, AS mungkin telah menghabiskan sekitar $779 juta dalam 24 jam pertama Operasi Epic Fury saja.

Mobilisasi militer pra-serangan diperkirakan menelan biaya tambahan $630 juta.

Para ahli memperkirakan perang AS melawan Iran dapat menelan biaya $40 miliar hingga $95 miliar dalam pengeluaran langsung. Kerugian ekonomi tidak langsung diperkirakan mencapai $50 miliar hingga $210 miliar selama dua bulan.

Biaya awal Operasi Epic Fury diperkirakan lebih dari $5 miliar pada 2 Maret.

Tags: Amerika Serikat, Iran, Israel

You May Also Like

Jurnalis Italia Jadi Korban Spyware Paragon, Pemerintah Bungkam
Serangan Intensif Gempur Tehran di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan