Trump Usulkan ‘Pengambilalihan Bersahabat’ Kuba di Tengah Blokade AS

BeritaInternasionalPolitik
Views: 7

Presiden Donald Trump mengusulkan agar Amerika Serikat mengambil alih Kuba secara damai. Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara AS dan Kuba.

Trump menuduh pemerintah Kuba sedang mengalami masalah keuangan dan membutuhkan bantuan AS. Ia bahkan menyebut kemungkinan “pengambilalihan bersahabat”.

“Pemerintah Kuba sedang bernegosiasi dengan kami, dan mereka dalam masalah besar. Mereka tidak punya uang, tidak punya apa-apa,” kata Trump.

Trump telah lama berusaha untuk perubahan rezim di Kuba melalui tekanan ekonomi dan diplomatik. Ia menyebut Kuba sebagai negara yang gagal dan berada di ambang kehancuran.

“Sejak kecil, saya selalu mendengar tentang Kuba, dan semua orang ingin ada perubahan, dan saya bisa melihat itu terjadi,” tambahnya.

Sekretaris Negara Marco Rubio, seorang Amerika-Kuba yang dikenal karena pandangan hawkishnya, memimpin inisiatif ini. Trump menuduh Kuba tidak punya uang, minyak, atau makanan.

AS telah lama memiliki hubungan yang tegang dengan Kuba, sebuah pulau yang berjarak hanya 145 kilometer dari pantainya. Sejak 1960-an, AS telah memberlakukan embargo perdagangan penuh pada pulau itu.

Tensi meningkat sejak Trump mengizinkan operasi militer untuk menculik Presiden Venezuela Nicolas Maduro, sekutu dekat Kuba. Trump meningkatkan tekanan terhadap Kuba dan berspekulasi bahwa pemerintahannya akan segera jatuh.

PBB telah memperingatkan potensi terjadinya “keruntuhan” kemanusiaan di pulau itu jika pasokan energi tidak dipulihkan. Para ahli PBB juga meragukan klaim Trump bahwa Kuba adalah ancaman bagi keamanan nasional AS.

Pemerintah Kuba telah berulang kali mengecam kampanye Trump terhadap pulau itu sebagai bukti imperialisme AS. Presiden Kuba Miguel Diaz-Canel menuduh Trump mencoba “mencekik ekonomi Kuba”.

Diaz-Canel menegaskan bahwa pemerintahannya akan mempertahankan diri dari ancaman luar. Kuba akan mempertahankan diri dari agresi teroris atau tentara bayaran yang ingin merusak kedaulatan dan stabilitas nasionalnya.

Pemerintahan Trump mengumumkan bantuan kemanusiaan sebesar $6 juta untuk pulau itu, yang akan disalurkan melalui perwakilan seperti Gereja Katolik, bukan pemerintah setempat.

Departemen Keuangan AS menyatakan akan menerapkan kebijakan perizinan yang menguntungkan untuk penjualan kembali minyak Venezuela ke Kuba, asalkan tidak ada transaksi dengan pemerintah Kuba atau dinas intelijennya.

Tags: Amerika Serikat, Donald Trump, Kuba

You May Also Like

Ukraina Klaim Rebut Wilayah Selatan dari Rusia di Ulang Tahun Keempat Perang
Trump Menentang Kembalinya al-Maliki: Krisis Politik Irak Memanas

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan