Berikut adalah rangkuman kejadian penting pada hari ke-1464 perang Rusia di Ukraina, Jumat, 27 Februari.
Rusia mengumumkan akan membalas keputusan Uni Eropa (UE) untuk mengurangi perwakilan diplomatiknya di Brussels.
Moskow menilai langkah tersebut menunjukkan bahwa UE tidak pantas terlibat dalam negosiasi mengakhiri perang di Ukraina.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, menyebut pembatasan jumlah personel misi Rusia menjadi 40 orang sebagai tindakan “diskriminatif” dan tidak akan dibiarkan begitu saja.
Perdana Menteri Hungaria, Viktor Orban, meminta UE mengirim “misi pencari fakta” untuk menilai kerusakan pada pipa minyak Druzhba di Ukraina.
Permintaan ini muncul setelah Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy, mengklaim perbaikan pipa yang memasok minyak ke Hungaria dan Slovakia itu membutuhkan waktu lama karena serangan Rusia.
Pipa Druzhba merupakan jalur penting untuk pasokan minyak ke Eropa Tengah dan Timur.
Kerusakan pada infrastruktur ini dapat berdampak signifikan pada stabilitas energi di wilayah tersebut.
Perkembangan ini terjadi di tengah konflik yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina.
Kedua belah pihak terus terlibat dalam pertempuran sengit di berbagai wilayah.
Situasi kemanusiaan di Ukraina tetap menjadi perhatian utama.
Banyak warga sipil yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan mendesak.
Komunitas internasional terus menyerukan solusi damai untuk mengakhiri konflik ini.





















