Modifikasi mobil bisa dilakukan dengan mengubah warnanya. Warna baru bisa jadi pilihan untuk mengganti warna pabrik. Atau, menutupi cat lama yang rusak juga bisa jadi alasan.
Bisa dengan mengecat ulang atau melapisi dengan wrap. Tidak harus seluruh mobil, komponen tertentu juga bisa dicat. Misalnya, kaliper rem yang dicat dengan warna berbeda.
Bagaimana jika ingin mengecat bagian dalam? Mengecat blok mesin bisa jadi pilihan menarik. Blok mesin berwarna pernah jadi tren di mobil Amerika tahun 60-an.
Bisakah blok mesin dicat? Jawabannya bisa. Tapi, hanya dengan cat khusus bernama powder coat. Cat ini tahan panas dan sering digunakan untuk kaliper rem.
Proses pengecatan blok mesin cukup rumit. Powder coating lebih tepat disebut sebagai finishing. Cat bubuk ini disemprotkan menggunakan electrostatic gun.
Alat ini terhubung ke kompresor udara bebas kontaminan. Setelah dilapisi, blok mesin dipanaskan di atas 200 derajat Celcius. Tujuannya agar cat menyatu dengan material.
Langkah pertama adalah melepas mesin sepenuhnya. Gunakan engine hoist untuk mengangkat mesin. Jika tidak punya, bisa menyewa alat ini.
Selanjutnya, lepas semua komponen pelengkap. Kepala silinder, piston, crankshaft, oil pan, semuanya harus dilepas. Sisakan hanya blok mesin.
Setelah itu, bersihkan blok mesin secara menyeluruh. Hilangkan semua oli dan residu karbon. Cara terbaik adalah dengan chemical bath.
Terakhir, aplikasikan powder coat dan panaskan. Proses ini sebaiknya tidak dilakukan sendiri di rumah. Peralatan khusus dan potensi masalah jadi pertimbangan.
Banyak bengkel yang menawarkan jasa powder coating. Anda bisa mengirimkan komponen ke bengkel tersebut. Tidak hanya blok mesin, tapi juga bagian logam lainnya.
Jadi, mengecat blok mesin itu mungkin. Tapi, butuh proses yang rumit dan peralatan khusus. Pertimbangkan baik-baik sebelum memutuskan untuk melakukannya sendiri.
Dengan persiapan yang matang, blok mesin berwarna impian bisa terwujud. Tampilan mesin pun jadi lebih menarik dan berbeda dari yang lain.





















