Analisis: Serangan AS ke Iran Menguntungkan Israel?

InternasionalPolitik
Views: 8

Presiden Trump pernah mengkritik kebijakan intervensi di Timur Tengah. Namun, ia kemudian memerintahkan serangan ke Iran.

Analis menilai perang ini tidak sesuai dengan janji kampanye Trump. Beberapa ahli Iran menyebut perang ini menguntungkan Israel dan Perdana Menteri Netanyahu.

Netanyahu telah lama menuduh Iran ingin membuat senjata nuklir. Iran membantah tuduhan tersebut.

Setelah AS membom fasilitas nuklir Iran tahun lalu, Netanyahu menuduh Iran mengembangkan rudal balistik.

Trump mengulangi klaim tersebut, yang dibantah Iran. Trump terus membangun alasan untuk perang dengan Iran.

Strategi Keamanan Nasional AS tahun lalu ingin mengurangi fokus pada Timur Tengah. Opini publik AS juga menentang serangan baru terhadap Iran.

Serangan balasan Iran menargetkan basis AS di Timur Tengah. Trump mengakui kemungkinan adanya korban dari pihak AS.

Sebelumnya, AS dan Iran sempat melakukan negosiasi. Iran bersedia menerima inspeksi ketat terhadap program nuklirnya.

Serangan yang dimulai Israel terjadi di tengah perundingan tersebut. Hal ini menguntungkan Netanyahu, yang ingin mencegah solusi diplomatik.

Kritikus AS berpendapat Iran tidak mengancam AS. Senator Huckabee menuduh Iran menyebabkan masalah di perbatasan Lebanon.

Kongreswoman Tlaib menekankan bahwa publik AS tidak menginginkan perang dengan Iran.

Trump dituduh bertindak berdasarkan fantasi elite politik dan pemerintah Israel. Mayoritas warga Amerika menolak perang.

Tags: AS, Iran, Israel

You May Also Like

Serangan AS ke Iran Picu Tuntutan Pembatasan Kewenangan Perang Presiden
TV Pemerintah Iran Konfirmasi Tewasnya Ali Khamenei

Latest News

Agama

Budaya

Sejarah

Hiburan